Archive for the 'word world' Category

Up and Down

Hari ini saya merenung sejenak. Melihat ke belakang

Saya terlahir kembali sejak bulan februari lalu.Dalam artian, saya kembali menjadi mahasiswa kere yang tak tentu arah dan kehilangan hasrat bergerak. Sebelumnya saya cukup berharga (menurut saya sendiri setidaknya). Saya membantu membuat hal-hal remeh menjadi cukup bergengsi. Saya berteman dengan mereka-mereka yang luar biasa.

Dan Februari adalah bulan yang penuh tamparan bagi saya.

Tak punya tanggung jawab itu hal yang sungguh melelahkan. Saya tak punya tujuan hidup. Hasrat menggores sketsa menguap entah kemana. Saya sedih sekali. Hampa lebih tepatnya. Yang saya lakukan adalah mengalir. Saya ini bukan air. Tapi sampah yang mencoba mengumpulkan serpihan untuk tetap menjadi cukup berarti. Saya belum bisa tertawa dengan lainnya. Saya hanya merasa gilak! Saya kehilangan potensi saya yang paling berharga.

Maret saya terbangun

Saya haruslah bangun. Waktu mengejar saya. Melesat bagai roket. Dan banyak yang harus saya lakukan untuk mengejar ketertinggalan. Saya tahu saya kembali menjadi sesuatu yang masih murah harganya. Tapi cita-cita saya merangkak mahal dan bertransformasi untuk selalu unlimited. Setiap saat saya merasa rapuh. Ketidakmampuan menghantui. Semuanya menjadi beban dan kokoh dipundak saya. Yang ingin dienyahkan tapi selalu melekat dan menghisap seluruh saripati. Saya terlalu banyak berpikir. Terlalu banyak memilah dan menilai baik buruknya. Sampai akhirnya waktu menertawakan saya di tengah semua keterpurukan itu.

Pembuka April saya jatuh

Pikiran itu membuat sekujur tubuh melemah fungsinya. Saya sakit. Disaat yang benar-benar tidak tepat sekali padahal. Saya paksakan bangkit dan lagi-lagi saya terjatuh. Saya menangis hebat. Mencari apa kesalahan saya hingga saya harus dihukum seperti ini. Saya ditegur. Saya ini sombong. Sungguh! Pastilah Tuhan marah pada keangkuhan saya. Saya tahu itu. Saya rasakan itu. Dan sekarang Saya masih belumlah sempurna. Masih sering terpontang-panting tanpa alas an yang jelas. Masi sering kehilangan arah. Tapi saya tahu saya ini diuji. Jadi saya temukan solusinya. Saya hitung dalam hati dan menghela napas. Saya jalani saja itu. Saya coba saja kehidupan lama saya. Saya terima saja. Tapi saya harus lakukan sesuatu yang berbeda rasanya. Harus saya permak ruang-ruang kosong itu habis-habisan. Agar saya betah di dalamnya. Agar saya tidak lari dalam masa satu tahun ini.

Saya butuh amunisi untuk tulisan ini

Advertisements

find me out.. slowly!

Hidup itu adalah pilihan

Dan tidak memilih sama sekali juga merupakan suatu pilihan

Saya pastinya telah melakukan ribuan pilihan dalam hidup. Entah itu secara sengaja, tidak sengaja, terseok-seok hingga orang lain yang menentukan pilihan itu bagi saya. Pokoknya semuanya pastinya atas persetujuan saya..

Tapi yang paling menjemukan adalah proses pemilihan itu. Saya, dengan diri saya apa adanya selalu memilih untuk meribetkan suatu urusan pemilihan. Saya ini susah berjalan bila belum ada lampu terang. Saya ini jadi cacat bila lampu itu tiba-tiba padam. Saya ini terhenti saat saya dalam kegelapan.

Seperti saat ini. Saya memilih untuk menghabiskan waktu membahas satu tema yang menurut saya wow! Saya dengan sombong menyuruh otak saya mengeksplorasi daya ingatnya untuk menentukan si benang merah dalam desain. Saya coret sana sini. Saya bikin banyak buletan diagram. Konsep konsep konsep.. dan glare! Ya setidaknya saya mengganggap itu glare saya! Amazing. Saya yang memilihnya lebih dahulu untuk jadi bagian dari saya. Pastilah dia juga berpikir sama.

Saya lalu butuh skema untuk saya jelasin si konsep ini lebih panjang. Saya yang masi sombong, menganggap telah membuat keputusan terbaik dan yang lain salah. Bah! Ternyata saya ini benar-benar lebih dangkal dari ular. Baru menetas ke dunia dan tidak tahu apa-apa. Si konsep itu bukan hanya milik saya. Ada mereka-mereka yang lebih pandai membujuknya untuk memilih meninggalkan saya. Bah! Ada yang lebih mampu mengayomi dia dari pada saya..

Jadilah tiga hari kemudian saya merenung heboh! Bengong. Tidak mandi. Makan. Minum. Yang ada di otak hanyalah kemarahn, penyesalan, kebingungan dan campur aduk perasaan yang siap meletus. Dan akhirnya meletus pula! Saya terbangun dan tersadar. Bahwa ini sejak awal adalah pilihan saya. Pilihan saya untuk bergaul bersama mereka-mereka. Jadi jangan salahkan mereka kalau saya menggila membabi buta!

Tiga hari merernung satu hari penutupan. Saya sadar.. masi banyak mereka-mereka yang harus saya gali dan panggil untuk mendekati saya. Mereka-mereka yang mungkin lebih baik dari si konsep terdahulu..

Saya haruslah bersabar

Lebih bersabar

Perjalanan saya masihlah panjang.. dan satu konsep gagal bukanlah pilihan saya untuk berhenti.

Last Discussion

… it was my really old discussion with arsitek autis and Soni Sutanto …

New is New?

Selimut Prolog: saya menulis ini dengan bahasa saya. Ada beberapa hal yang mungkin secara sengaja saya tambahkan agar lebih mudah memahami apa yang ingin saya sampaikan. Dan saya mohon maaf apabila ada beberapa hal yang mungkin saya lupa, karena memang sepertinya saya ditakdirkan mempunyai otak yang pendek.

Prolog: arsitektur adalah mencoba meng-create sesuatu agar diri kita yang selama ini terkonotasi oleh aktivitas biasa menjadi sesuatu yang baru dan berbeda dari biasanya. Missalnya aktivitas mandi: yang terbiasa menggunakan keran air otomatis, yang tanpa di sentuh pun airnya sudah keluar duluan, menjadi sesuatu yang harus menggunakan usaha seperti mengambil gayung, menyiduk air, kemudian menyiramnya ke seluruh tubuh. Hal-hal biasa ini lah yang coba diubah menjadi lebih baru. Dengan harapan memberikan pengalaman yang baru pula bagi orang lain.

Q: adakah batasan mengenai kata baru tersebut? Maksud saya, adakalanya kita bilang kepada masyarakat awam bahwa ini baru. Ini sesuatu yang belum pernah ada di lingkungan ini. Dan secara tidak langsung mereka akan menganggap saya sebagai penemu si “baru” tersebut. Padahal di satu sisi, saya hanya mengambil “baru” tersebut dari apa yang saya lihat di buku-buku luar negeri. Dan hanya saya yang tahu itu. Nah sejauh mana batasan makna baru tersebut mengingat disekitar kita sebenarnya banyak sekali perbuatan plagiatisme arsitektur yang secara sepihak diklaim sebagai barang sendiri dan dihalalkan sebagai kata “baru”?

A:

Soni Sutanto said:

Menurut beliau (dari apa yang pernah ia baca sepertinya) di dunia ini hanya ada 9 hal yang ia anggap baru:

  1. Api
  2. Bahasa
  3. Alat tukar
  4. Alat pertukangan / perang
  5. (Lupa)
  6. (Lupa)
  7. (Lupa)
  1. Teknologi
  1. Internet

Yang lainnya bukanlah produk “baru”. Tapi merupakan proses dari “baru” yang diatas tersebut. Baru disini dikategorikan sebagai 2 hal: originalitas dan authentic (saya lupa dengan kata yang satu ini, Bli). Ke Sembilan hal diatas di sebut sebagai hal-hal yang original. Dari yang benar-benar tidak ada hingga akhirnya ada. Missal: mengapa orang tiba-tiba mempunyai pemikiran untuk membuat api bukanlah suatu ide yang muncul tiba-tiba. Adalah suatu kejadian dimana mereka menyaksikan sesuatu yang terbakar ketika petir menyambar ranting pohon. Adalah suatu percobaan ketika mereka menyadari bahwa rasa tumbuhan dan daging yang di diamkan lebih dulu di atas api menjadi lebih baik dibanding dimakan mentah-mentah. Adalah suatu kenyamanan ketika mereka melakukan aktivitas di saat yang terang sehingga api menggantikan posisi matahari di saat malam (dua kalimat sebelumnya adalah pendapat saya). Maka dari itu mereka memaksa membuat api.

Authentic adalah suatu proses yang sebenarnya juga menggunakan hal-hal lama yang di letakkan di masa sekarang untuk kemudian di olah kembali sehingga menjadi sesuatu yang baru. Baru di sini bukan satu sifat dengan originalitas. Tapi lebih kepada perasaan yang diciptakan ketika kita berdiri di lokasi tersebut.

Sambungan vertical dengan horizontal, sambungan kolom dengan lantai bukanlah hal yang baru. Sambungan kepala kolom yang lebih besar dengan kaki kolom yang lebih ramping bukanlah barang baru. Semua menjadi baru (authentic) saat bill bensley mencoba meletakkan kolom tersebut dengan suatu proses terlebih dahulu sehingga saat kita memandang kolom tersebut itu bukanlah sekedar penyangga bangunan. Atau ketika bill bensley mempermainkan kita dengan ruang-ruang dimana saat kita memandang satu kolom dari tempat yang berbeda kita merasakan pengalaman ruang yang berbeda pula. Kita mencoba menciptakan sesuatu yang berbeda melalui perasaan ruang yang bahkan ketika kita berpijak di belahan bumi manapun hanya ada satu tempat dengan “perasaan memandang kolom” seperti di atas.

Selama ini kita memandang dekonstruksi adalah hal yang baru. Ia lahir setelah jaman post-modern. Ia ada setelah runtuhnya salah satu bangunan simbolik (saya lupa nama dan tempatnya) yang menjadi matinya jaman modern dan beralih pada post modern. Padahal dekonstruksi juga bersumber dari “barang lama”. Kita harus tahu cara mendirikan kolom yang benar terlebih dahulu untuk kemudian merusaknya. Kita harus mengerti system tektonik yang berada dalam “zona aman” untuk kemudian menjadi sesuatu yang kurang aman di mata struktur. Jadi semua hal yang ada sekarang pastilah sesuatu yang baru secara authentic tapi tak akan bias dikategorikan sebagai originalitas.

Di dunia ini ada 3 kategori masyarakat. Pertama: masyarakat yang tahu sejarah (tahu disini belum tentu mengerti). Kedua: masyarakat yang membaca sejarah (ia tahu dan mengerti). Ketiga: masyarakat yang merubah sejarah. Missal: masyarakat yang tahu sejarah adalah masyarakat yang tahu mengenai kasus bank century dari kabar burung dan tidak ambil pusing dengan isu tersebut. Masyarakat yang membaca sejarah adalah masyarakat yang mengikuti isu bank century dan berusaha menjadi pemain belakang dengan mendukung para jagoan mereka. Masyarakat yang merubah sejarah adalah para jagoan tersebut yang mengambil keputusan besar dalam kasus ini. Dan arsitektur pastilah merubah sejarah karena ia akan semakin baru dan baru dari masa ke masa. Untuk menjadi baru (authentic) ia butuh baru (originalitas) sebagai pondasi mereka.

Diantara ke Sembilan originalitas diatas, teknologi adalah poin yang memiliki pengaruh paling banyak. Saat ia pertama kali ada, ia menjadi sesuatu yang amat langka, susah didapat dan mahal. Namun seiring perkembangan jaman, ia menjadi suatu kebiasaan dan murah. Teknologi memang harus murah! Dengan ia semakin murah semakin mudah di gunakan. Dan kita sangat membutuhkan teknologi untuk menjadi baru (authentic). Dengan teknologi kita dapat membuat struktur mustahil mendekati hasil. Dengan teknologi kita dapat merubah jaman!

Sekian dari saya.

Saya tidak tahu apa yang saya sampaikan ini telah menjawab pertanyaan anda atau malah tidak sama sekali.

Bli Putu Mahendra said:

Bill itu, saat ia membeli semua barang untuk interior. Saat ia dengan seenaknya comot sana comot sini, tarik sana sini untuk kemudian diletakkan pada manoj, ia sebenarnya telah mempelajari benda-benda itu terlebih dahulu. Ia tahu kursi yang akan ia letakkan pada bangunannya itu berasal dari tahun berapa, dibuat oleh siapa, dicetuskan oleh siapa, pernah dipakai dimana saja, untuk kemudian dia putuskan pakai barang itu tapi dipuntir, diplintir, digaruk sana sini terlebih dahulu agar ia tampak baru saat ia diletakkan pada tempatnya.

Menuju kata baru itu juga merupakan proses. Dan proses pastilah butuh hasrat. Butuh passion! Seseorang yang mencoba membuat sesuatu yang menurut dia baru tapi ia sama sekali tidak sreg saat mengerjakannya, itu sama sekali tidak ada artinya. Jadi saya selalu mengatakan diawal kepada semua orang, “Kalau kamu tidak sreg, tinggalkan sekarang!”

Sekian

Ayi said: sebenarnya masi ada 3 hal yang ingin saya diskusikan dengan bli putu. Tapi saat itu saya kesusahan menyusun kata-kata yang tepat. Bolehkan saya menanyakannya melalui e-mail atau blog arsitek autis?? Saya ingin sekali lebih sering melakukan diskusi membangun seperti ini. Sangat menyenangkan ketika saya mengangkat kepala dan semuanya terasa berat dikarenakan isi kepala saya yang tiba-tiba overload.

Kalau berkenan, pertanyaannya akan saya kirim di e-mail selanjutnya.

… Dan tidak ada jawaban sampai sekarang …

happy aniversary

Tanggal 20 Februari kemarin harusnya saya bilang:

Happy anniversary for our

Akhirnya 3 tahun setelah saya bilang anda itu bencana bagi saya

Akhirnya 3 tahun setelah anda mencoba menghibur saya dengan kata-kata jayus anda

Akhirnya 3 tahun setelah saya percaya anda sedang berusaha

Akhirnya 3 tahun setelah anda lewati saya dengan langkah terlambat anda

Akhirnya 3 tahun setelah saya mendapati makna tentang anda

Akhirnya 3 tahun setelah anda adalah bagian dari saya

Akhirnya 3 tahun setelah saya dan anda merancang massa

Finally FIN

aku akan menjadi saya..

mencoba berpuisi layaknya si saya saya lainnya

akan beda terasa..

akan asing di baca..

tapi saya lebih mengena saat aku ingin menjadi dewasa..

saya ini tidak tua..

hanya ingin menjadi tumbuh sedikit demi sedikit..

jadi bisakah aku diterima..

eh .

saya menjadi saya?

bisa jawabnya!

perhatikan langkah saya!

It’s the best thing

When i still remember you and i know you too although you never show it to me

When i try to forget you but i just fine to know that you always haunted me

When i crying of you cause i really hate stand alone here to waiting your laugh everytime

You Should Know His Heart

From Andeshita’s blog.. and i still crying when post it 😥

——————————————-

Biasanya, bagi seorang anak perempuan yang sudah dewasa, yang sedang bekerja diperantauan, yang ikut suaminya merantau di luar kota atau luar negeri, yang sedang bersekolah atau kuliah jauh dari kedua orang tuanya…..

Akan sering merasa kangen sekali dengan Mamanya.

Lalu bagaimana dengan Papa?

Mungkin karena Mama lebih sering menelepon untuk menanyakan keadaanmu setiap hari,

tapi tahukah kamu, jika ternyata Papa-lah yang mengingatkan Mama untuk menelponmu?

Mungkin dulu sewaktu kamu kecil, Mama-lah yang lebih sering mengajakmu bercerita atau berdongeng,

tapi tahukah kamu, bahwa sepulang Papa bekerja dan dengan wajah lelah Papa selalu menanyakan pada Mama tentang kabarmu dan apa yang kau lakukan seharian?

Pada saat dirimu masih seorang anak perempuan kecil……

Papa biasanya mengajari putri kecilnya naik sepeda.

Dan setelah Papa mengganggapmu bisa, Papa akan melepaskan roda bantu di sepedamu…

Kemudian Mama bilang : “Jangan dulu Papa, jangan dilepas dulu roda bantunya” ,

Mama takut putri manisnya terjatuh lalu terluka….

Tapi sadarkah kamu?

Bahwa Papa dengan yakin akan membiarkanmu, menatapmu, dan menjagamu mengayuh sepeda dengan seksama karena dia tahu putri kecilnya PASTI BISA.

Pada saat kamu menangis merengek meminta boneka atau mainan yang baru, Mama menatapmu iba.

Tetapi Papa akan mengatakan dengan tegas : “Boleh, kita beli nanti, tapi tidak sekarang”

Tahukah kamu, Papa melakukan itu karena Papa tidak ingin kamu menjadi anak yang manja dengan semua tuntutan yang selalu dapat dipenuhi?

Saat kamu sakit pilek, Papa yang terlalu khawatir sampai kadang sedikit membentak dengan berkata :

“Sudah di bilang! kamu jangan minum air dingin!”.

Berbeda dengan Mama yang memperhatikan dan menasihatimu dengan lembut.

Ketahuilah, saat itu Papa benar-benar mengkhawatirkan keadaanmu.

Ketika kamu sudah beranjak remaja….

Kamu mulai menuntut pada Papa untuk dapat izin keluar malam, dan Papa bersikap tegas dan mengatakan: “Tidak boleh!”.

Tahukah kamu, bahwa Papa melakukan itu untuk menjagamu?

Karena bagi Papa, kamu adalah sesuatu yang sangat – sangat luar biasa berharga..

Setelah itu kamu marah pada Papa, dan masuk ke kamar sambil membanting pintu…

Dan yang datang mengetok pintu dan membujukmu agar tidak marah adalah Mama….

Tahukah kamu, bahwa saat itu Papa memejamkan matanya dan menahan gejolak dalam batinnya,

Bahwa Papa sangat ingin mengikuti keinginanmu, Tapi lagi-lagi dia HARUS menjagamu?

Ketika saat seorang cowok mulai sering menelponmu, atau bahkan datang ke rumah untuk menemuimu, Papa akan memasang wajah paling cool sedunia…. :’)

Papa sesekali menguping atau mengintip saat kamu sedang ngobrol berdua di ruang tamu..

Sadarkah kamu, kalau hati Papa merasa cemburu?

Saat kamu mulai lebih dipercaya, dan Papa melonggarkan sedikit peraturan untuk keluar rumah untukmu, kamu akan memaksa untuk melanggar jam malamnya.

Maka yang dilakukan Papa adalah duduk di ruang tamu, dan menunggumu pulang dengan hati yang sangat khawatir…

Dan setelah perasaan khawatir itu berlarut – larut…

Ketika melihat putri kecilnya pulang larut malam hati Papa akan mengeras dan Papa memarahimu.. .

Sadarkah kamu, bahwa ini karena hal yang di sangat ditakuti Papa akan segera datang?

“Bahwa putri kecilnya akan segera pergi meninggalkan Papa”

Setelah lulus SMA, Papa akan sedikit memaksamu untuk menjadi seorang Dokter atau Insinyur.

Ketahuilah, bahwa seluruh paksaan yang dilakukan Papa itu semata – mata hanya karena memikirkan masa depanmu nanti…

Tapi toh Papa tetap tersenyum dan mendukungmu saat pilihanmu tidak sesuai dengan keinginan Papa

Ketika kamu menjadi gadis dewasa….

Dan kamu harus pergi kuliah dikota lain…

Papa harus melepasmu di bandara.

Tahukah kamu bahwa badan Papa terasa kaku untuk memelukmu?

Papa hanya tersenyum sambil memberi nasehat ini – itu, dan menyuruhmu untuk berhati-hati. .

Padahal Papa ingin sekali menangis seperti Mama dan memelukmu erat-erat.

Yang Papa lakukan hanya menghapus sedikit air mata di sudut matanya, dan menepuk pundakmu berkata “Jaga dirimu baik-baik ya sayang”.

Papa melakukan itu semua agar kamu KUAT…kuat untuk pergi dan menjadi dewasa.

Disaat kamu butuh uang untuk membiayai uang semester dan kehidupanmu, orang pertama yang mengerutkan kening adalah Papa.

Papa pasti berusaha keras mencari jalan agar anaknya bisa merasa sama dengan teman-temannya yang lain.

Ketika permintaanmu bukan lagi sekedar meminta boneka baru, dan Papa tahu ia tidak bisa memberikan yang kamu inginkan…

Kata-kata yang keluar dari mulut Papa adalah : “Tidak…. Tidak bisa!”

Padahal dalam batin Papa, Ia sangat ingin mengatakan “Iya sayang, nanti Papa belikan untukmu”.

Tahukah kamu bahwa pada saat itu Papa merasa gagal membuat anaknya tersenyum?

Saatnya kamu diwisuda sebagai seorang sarjana.

Papa adalah orang pertama yang berdiri dan memberi tepuk tangan untukmu.

Papa akan tersenyum dengan bangga dan puas melihat “putri kecilnya yang tidak manja berhasil tumbuh dewasa, dan telah menjadi seseorang”

Sampai saat seorang teman Lelakimu datang ke rumah dan meminta izin pada Papa untuk mengambilmu darinya.

Papa akan sangat berhati-hati memberikan izin..

Karena Papa tahu…..

Bahwa lelaki itulah yang akan menggantikan posisinya nanti.

Dan akhirnya….

Saat Papa melihatmu duduk di Panggung Pelaminan bersama seseorang Lelaki yang di anggapnya pantas menggantikannya, Papa pun tersenyum bahagia….

Apakah kamu mengetahui, di hari yang bahagia itu Papa pergi kebelakang panggung sebentar, dan menangis?

Papa menangis karena papa sangat berbahagia, kemudian Papa berdoa….

Dalam lirih doanya kepada Tuhan, Papa berkata: “Ya Allah tugasku telah selesai dengan baik….

Putri kecilku yang lucu dan kucintai telah menjadi wanita yang cantik….

Bahagiakanlah ia bersama suaminya…”

Setelah itu Papa hanya bisa menunggu kedatanganmu bersama cucu-cucunya yang sesekali datang untuk menjenguk…

Dengan rambut yang telah dan semakin memutih….

Dan badan serta lengan yang tak lagi kuat untuk menjagamu dari bahaya….

Papa telah menyelesaikan tugasnya….

Papa, Ayah, Bapak, atau Abah kita…

Adalah sosok yang harus selalu terlihat kuat…

Bahkan ketika dia tidak kuat untuk tidak menangis…

Dia harus terlihat tegas bahkan saat dia ingin memanjakanmu. .

Dan dia adalah yang orang pertama yang selalu yakin bahwa “KAMU BISA” dalam segala hal..


M.E

crak crek cruak grauk! i love architecture mostly like wanna eat them everytime :P

F.I.N.D.M.E

K.LIK.KLO.K

October 2017
M T W T F S S
« Sep    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

T.W.E.E.T

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.