Archive for December, 2009

Love Lady Gaga Style

Look her hair.. so extravaganza!

Her glasses so cute!!

Her make up!!

Her performance!!

And she!! what ever she wear.. it look so georgous!!

stop haunted me please!!

i always worried about 3 things and try hard to escape them from my life!

1. i’m afraid to be “FAT” … x(

aku nemuin statistik pengukur berat di salah satu website yang gag sengaja aku klik. dengan kebat kebit, aku langsung masukin angka-angka yang diminta. hasilnya jrengg.. normal! BMI ku normal,,,

sebenernya gemuk itu bukan masalah penyakit kecantikan yang harus aku hindari. ato bukan pula gara-gara obsesi kurus model-model dimajalah gogirl, sister dan sederajatnya.

aku cuman merasa kalo gemuk aku bisa kehilangan hobiku yang paling penting! i love shopping, dan gemuk bikin aku keliatan sangat aneh pas lagi nyoba baju idaman dikamar ganti. ujung-ujungnya aku gag jadi beli kalo aku uda kecewa berat gitu.. well, gag semua baju bisa sampai ukuran XL ato 3L. makanya aku berusaha menjaga banget biar aku tetap dizona aman.. huff!!

bukan gaun yang mengikuti ukuran anda. tapi andalah yang mengikuti ukuran gaun – Vera Wang –

2. i’m scare with “NO LIGHT”… :((

kalo lampu padam aku suka parno sendiri!

lampu padam itu bagi aku ibarat dunia tanpa mata. buta! bahkan sekalipun puse selalu nemenin disamping dengan celotehan meongnya. aku slalu nyalain minimal tiga lilin di dalam kamar di tiga titik yang berbeda. satu dilantai. satu di sisi kursi sebelah kanan, satunya disisi kursi sebelah kiri. kalau aku mulai menyalakan lilin yang ke empat, pasti ada suara langkah ibu kos, dengan lampu emergencynya. lampu itu ditaroh di depan kamarku dan yiipii.. terang benderang!

gelap itu sama dengan napas yang berhenti

detik yang terasa lambat

dan aku butuh Glare untuk tidak mati…

3. i’m fobia of “PLANE”… xp

nggak tau kenapa aku paling nggak tahan duduk di dalam pesawat..

bahkan 2 jam sebelum cek in, pas masi di rumah ato dalam jarak yang sangat jauh dari bandara, phobia itu pasti tiba-tiba muncul. kalo udah gitu aku pasti narik napas dalam-dalam. nenangin diri. ato minum obat ampuh, antimo dan mensugesti diri sendiri bahwa aku akan selalu baik-baik saja.

tapi semuanya teteap aja nggak mempan kalo aku uda di dalam kabin… huhuhuh… dan hal yang paling buruk adalah saat aku harus terbang sendiri tanpa orang yang aku kenal..phobia ini akan semakin menjadi dan terasa sangat nyiksa banget..

let’s pray together. i just wanna feel good and no sick anymore…

It’s the best thing

When i still remember you and i know you too although you never show it to me

When i try to forget you but i just fine to know that you always haunted me

When i crying of you cause i really hate stand alone here to waiting your laugh everytime

You Should Know His Heart

From Andeshita’s blog.. and i still crying when post it 😥

——————————————-

Biasanya, bagi seorang anak perempuan yang sudah dewasa, yang sedang bekerja diperantauan, yang ikut suaminya merantau di luar kota atau luar negeri, yang sedang bersekolah atau kuliah jauh dari kedua orang tuanya…..

Akan sering merasa kangen sekali dengan Mamanya.

Lalu bagaimana dengan Papa?

Mungkin karena Mama lebih sering menelepon untuk menanyakan keadaanmu setiap hari,

tapi tahukah kamu, jika ternyata Papa-lah yang mengingatkan Mama untuk menelponmu?

Mungkin dulu sewaktu kamu kecil, Mama-lah yang lebih sering mengajakmu bercerita atau berdongeng,

tapi tahukah kamu, bahwa sepulang Papa bekerja dan dengan wajah lelah Papa selalu menanyakan pada Mama tentang kabarmu dan apa yang kau lakukan seharian?

Pada saat dirimu masih seorang anak perempuan kecil……

Papa biasanya mengajari putri kecilnya naik sepeda.

Dan setelah Papa mengganggapmu bisa, Papa akan melepaskan roda bantu di sepedamu…

Kemudian Mama bilang : “Jangan dulu Papa, jangan dilepas dulu roda bantunya” ,

Mama takut putri manisnya terjatuh lalu terluka….

Tapi sadarkah kamu?

Bahwa Papa dengan yakin akan membiarkanmu, menatapmu, dan menjagamu mengayuh sepeda dengan seksama karena dia tahu putri kecilnya PASTI BISA.

Pada saat kamu menangis merengek meminta boneka atau mainan yang baru, Mama menatapmu iba.

Tetapi Papa akan mengatakan dengan tegas : “Boleh, kita beli nanti, tapi tidak sekarang”

Tahukah kamu, Papa melakukan itu karena Papa tidak ingin kamu menjadi anak yang manja dengan semua tuntutan yang selalu dapat dipenuhi?

Saat kamu sakit pilek, Papa yang terlalu khawatir sampai kadang sedikit membentak dengan berkata :

“Sudah di bilang! kamu jangan minum air dingin!”.

Berbeda dengan Mama yang memperhatikan dan menasihatimu dengan lembut.

Ketahuilah, saat itu Papa benar-benar mengkhawatirkan keadaanmu.

Ketika kamu sudah beranjak remaja….

Kamu mulai menuntut pada Papa untuk dapat izin keluar malam, dan Papa bersikap tegas dan mengatakan: “Tidak boleh!”.

Tahukah kamu, bahwa Papa melakukan itu untuk menjagamu?

Karena bagi Papa, kamu adalah sesuatu yang sangat – sangat luar biasa berharga..

Setelah itu kamu marah pada Papa, dan masuk ke kamar sambil membanting pintu…

Dan yang datang mengetok pintu dan membujukmu agar tidak marah adalah Mama….

Tahukah kamu, bahwa saat itu Papa memejamkan matanya dan menahan gejolak dalam batinnya,

Bahwa Papa sangat ingin mengikuti keinginanmu, Tapi lagi-lagi dia HARUS menjagamu?

Ketika saat seorang cowok mulai sering menelponmu, atau bahkan datang ke rumah untuk menemuimu, Papa akan memasang wajah paling cool sedunia…. :’)

Papa sesekali menguping atau mengintip saat kamu sedang ngobrol berdua di ruang tamu..

Sadarkah kamu, kalau hati Papa merasa cemburu?

Saat kamu mulai lebih dipercaya, dan Papa melonggarkan sedikit peraturan untuk keluar rumah untukmu, kamu akan memaksa untuk melanggar jam malamnya.

Maka yang dilakukan Papa adalah duduk di ruang tamu, dan menunggumu pulang dengan hati yang sangat khawatir…

Dan setelah perasaan khawatir itu berlarut – larut…

Ketika melihat putri kecilnya pulang larut malam hati Papa akan mengeras dan Papa memarahimu.. .

Sadarkah kamu, bahwa ini karena hal yang di sangat ditakuti Papa akan segera datang?

“Bahwa putri kecilnya akan segera pergi meninggalkan Papa”

Setelah lulus SMA, Papa akan sedikit memaksamu untuk menjadi seorang Dokter atau Insinyur.

Ketahuilah, bahwa seluruh paksaan yang dilakukan Papa itu semata – mata hanya karena memikirkan masa depanmu nanti…

Tapi toh Papa tetap tersenyum dan mendukungmu saat pilihanmu tidak sesuai dengan keinginan Papa

Ketika kamu menjadi gadis dewasa….

Dan kamu harus pergi kuliah dikota lain…

Papa harus melepasmu di bandara.

Tahukah kamu bahwa badan Papa terasa kaku untuk memelukmu?

Papa hanya tersenyum sambil memberi nasehat ini – itu, dan menyuruhmu untuk berhati-hati. .

Padahal Papa ingin sekali menangis seperti Mama dan memelukmu erat-erat.

Yang Papa lakukan hanya menghapus sedikit air mata di sudut matanya, dan menepuk pundakmu berkata “Jaga dirimu baik-baik ya sayang”.

Papa melakukan itu semua agar kamu KUAT…kuat untuk pergi dan menjadi dewasa.

Disaat kamu butuh uang untuk membiayai uang semester dan kehidupanmu, orang pertama yang mengerutkan kening adalah Papa.

Papa pasti berusaha keras mencari jalan agar anaknya bisa merasa sama dengan teman-temannya yang lain.

Ketika permintaanmu bukan lagi sekedar meminta boneka baru, dan Papa tahu ia tidak bisa memberikan yang kamu inginkan…

Kata-kata yang keluar dari mulut Papa adalah : “Tidak…. Tidak bisa!”

Padahal dalam batin Papa, Ia sangat ingin mengatakan “Iya sayang, nanti Papa belikan untukmu”.

Tahukah kamu bahwa pada saat itu Papa merasa gagal membuat anaknya tersenyum?

Saatnya kamu diwisuda sebagai seorang sarjana.

Papa adalah orang pertama yang berdiri dan memberi tepuk tangan untukmu.

Papa akan tersenyum dengan bangga dan puas melihat “putri kecilnya yang tidak manja berhasil tumbuh dewasa, dan telah menjadi seseorang”

Sampai saat seorang teman Lelakimu datang ke rumah dan meminta izin pada Papa untuk mengambilmu darinya.

Papa akan sangat berhati-hati memberikan izin..

Karena Papa tahu…..

Bahwa lelaki itulah yang akan menggantikan posisinya nanti.

Dan akhirnya….

Saat Papa melihatmu duduk di Panggung Pelaminan bersama seseorang Lelaki yang di anggapnya pantas menggantikannya, Papa pun tersenyum bahagia….

Apakah kamu mengetahui, di hari yang bahagia itu Papa pergi kebelakang panggung sebentar, dan menangis?

Papa menangis karena papa sangat berbahagia, kemudian Papa berdoa….

Dalam lirih doanya kepada Tuhan, Papa berkata: “Ya Allah tugasku telah selesai dengan baik….

Putri kecilku yang lucu dan kucintai telah menjadi wanita yang cantik….

Bahagiakanlah ia bersama suaminya…”

Setelah itu Papa hanya bisa menunggu kedatanganmu bersama cucu-cucunya yang sesekali datang untuk menjenguk…

Dengan rambut yang telah dan semakin memutih….

Dan badan serta lengan yang tak lagi kuat untuk menjagamu dari bahaya….

Papa telah menyelesaikan tugasnya….

Papa, Ayah, Bapak, atau Abah kita…

Adalah sosok yang harus selalu terlihat kuat…

Bahkan ketika dia tidak kuat untuk tidak menangis…

Dia harus terlihat tegas bahkan saat dia ingin memanjakanmu. .

Dan dia adalah yang orang pertama yang selalu yakin bahwa “KAMU BISA” dalam segala hal..

Introducing my new patner

i call him the yellowslide 🙂

uda lama banget aku liat model ini di beberapa situs yang ngebahas tentang nokia. sempat pesimis kalau-kalau model kayak gini nggak akan masuk ke indo ataupun kalau masuk bakal lebih disederhanain biar pas sama kocek konsumennya.

ini adalah hape pertama yang aku beli dengan duit gaji sendiri. rasanyaa.. mak nyuss banget.. well, sebenernya aku ngincer 5800 xpress music. tapi.. sampe di hari H ternyata aku masi nggak sanggup juga buat nyampe ke angka segitu.. huhuhu..

but.. my real heart just for yellowslide..

and we taken some picture 🙂

*unbranded glasses & legging-hello blouses-nevada sandals-ripcurl bag-distincut bow necklace*

well.. dari tabloid yang dadakan aku beli.. ternyata fakta yang ada menunjukkan bahwa si yellowslide nggak punya autofocus camera,, jadinya harap maklum kalau gambarnya nggak begitu enak diliat 😛

but.. overall.. i love his design.. it’s sooooo me 🙂

Trying to be Mature

aku fallin in love sama arsitek autis!

tiap baca tulisannya, aku ngerasa seperti bayi yang gag ngerti apa-apa tentang bumi yang aku pijak. aku seperti orang yang cuman tahu bahwa minimalis itu simple, kolonial itu barat, dan bla.. bla.. bla.. padahal gag segampang itu mereka bisa dikategorikan dalam title-title mereka.

aku ingin menjadi seperti dia. yang selalu ‘tegang’ saat melihat gambar siteplan. ato terlalu bernapsu hingga memperkosa semua design-design tersebut..

nah sementara aku ini, memulainya dengan kesan mature yang semoga nggak terlalu tua :0

Jazz On Street @ Farabi Bali

dulu.. jaman masi ingusan, kalau ada guru yang bertanya “apa yang kalian tahu tentang keindahan”. aku pasti menjawab pemandangan! entah itu gunung, pantai, pokoknya pemandangan apapun yang pernah aku lihat di tipi dan majalah. mindset ku waktu itu, hanya pemandangan yang mampu menggambarkan kata indah. cantik. wow!

sekarang..  aku bisa bilang selokan itu indah. pasir yang berserakan dijalan itu indah. pohon yang jatuh saat ada badai itu indah. ibarat kamera, mata ini adalah lensa penentu yang mampu meng capture apapun sekalipun barang itu sebenarnya gag enak dilihat. klik! jepret!

hal yang paling menyenangkan dari Bali adalah semua inti adalah keindahan. sekalipun ada pagar kasat mata yang memisahkan keindahan itu dengan sekitarnya.

begitu pula dengan Farabi. tempat itu terletak sekitar beberapa meter dari kosan. tepat di depan jalan hayam wuruk yang setiap jam 7 malam selalu penuh kendaraan dan macet. setiap hari aku lewat di depan benda itu. setiap hari cukup menengok sedikit dan selalu underestimate akan keindahannya yang sudah terlanjur tertutup oleh kesemerawutan kendaraan yang lalu lalang.

tapi malam itu berbeda. dan aku harus menarik semua kata-kataku.

betapa cantiknya bangunan itu diantara yang lainnya. bukan karna ia high rise. tapi karna ia mampu meredam suara bising dijalan yang tepat ada di depannya dengan satu sentuhan keindahan lainnya. musik!

jazz on street benar-benar berada di street. agak menjorok sekitar 50 cm tentunya. namun ketika aku melewati batas itu, aura yang ditimbulkan sudah berbeda. panggung yang di set dengan sederhana dan hanya di cover oleh bantuan beberapa plant area sudah terlalu cukup memaknai apa yang akan di sajikan kepada audience.

kesederhanaan itu membuatku terhanyut.

dan bergetar senang akan keindahan yang begitu luar biasa.

cantik. cantik sekali.

well, aku tak tahu apa itu jazz. aku adalah penikmat musik yang begitu awam. tapi saat aku melihat dwiki bergerak dengen semua intrument itu, di atas panggung yang sangat sederhana, ditengah-tengah tanaman yang berusaha membackgroundnya, semuanya terasa berbeda. semuanya terasa menyatu. dan jazz menjadi sangat cantik saat itu.

dwiki bilang blues adalah buyut yang harus dipelajari untuk mendalami jazz.

aku bilang arsitektur adalah hal sederhana yang harus dipelajari untuk mendalami keindahan.